Penjudi Sabung Ayam Darat Dicambuk

essepoker
Agen Judi Online
Penjudi Sabung Ayam Darat Dicambuk

Penjudi Sabung Ayam Darat Dicambuk – Pemain sabung ayam darat, Josep Kurniadi, 32 tahun, dan Aloi Ham, 33 tahun, di Aceh dihukum cambuk. Eksekusi hukum cambuk tersebut terjadi pada Jumat, 28 April 2017. Mereka berdua memperoleh hukuman cambuk di depan para pejabat lokal dan ribuan penduduk di Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Kedua pria tersebut kesakitan setelah mendapat hukuman 7 kali cambukan tanpa henti di punggung mereka. Jumlah cambuk tersebut telah mendapatkan keringanan dikarenakan mereka sudah ditahan lebih dari dua bulan sejak polisi menangkap mereka saat bermain sabug ayam darat di Aceh Besar pada 25 Febuari 2017.

“Ketika keduanya tertangkap, para personil kepolisian berhasil menyita 3 ekor ayam dan uang taruhan Rp 525 ribu,” kata jaksa Rivandi Aziz, seperti dikutip dari The Straits Times.

Qanun (Peraturan Daerah) Jinayat disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh pada 27 September 2014 dan mulai berlaku efektif sejak 23 Oktober 2015. Qanun Jinayat (pidana) mengatur tentang perbuatan yang dilarang syariat Islam dan tentang hukuman yang dijatuhkan hakim untuk pelaku.

Judi Sabung AyamAgen Sabung Ayam Online – Sabung Ayam S128

Perbuatan yang diatur di antaranya meliputi khamar (minuman keras), maisir (judi), khalwat (perbuatan tersembunyi dua orang berlainan jenis yang bukan mahram), ikhtilath (bermesraan dua orang berlainan jenis yang bukan suami-istri), zina, pelecehan seksual, dan pemerkosaan. Selanjutnya, juga qadzaf (menuduh orang melakukan zina tanpa dapat mengajukan paling kurang empat saksi), liwath (homoseksual) dan musahaqah (lesbian).

Sabung AyamSabung Ayam OnlineAgen Sabung Ayam

Hukuman yang diberikan kepada pelaku adalah hukuman cambuk atau denda berupa emas atau penjara. Banyaknya cambuk atau denda tergantung dari tingkat kesalahan. Paling ringan sepuluh kali atau denda 100 gram emas atau penjara 10 bulan dan paling berat adalah 150 kali atau denda 1.500 gram emas atau penjara 150 bulan.

Qanun Jinayat hanya berlaku bagi muslim. Namun, bagi pelaku yang non-muslim dapat memilih hukuman cambuk yang diatur sesuai qanun atau hukuman yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Warga non-muslim pertama yang dikenai Qanun Jinayat adalah seorang perempuan berusia 60 tahun, beragama Kristen, di Takengon, Aceh. Dia dituduh menjual alkohol sehingga dihukum cambuk 30 kali pada 12 April 2016. Sempat terjadi kontroversi penerapan Qanun Jinayat tersebut terhadap non-muslim kala itu.

Dalam proses hukumnya, Alem dan Amel akan dihukum hukuman penjara sesuai dengan KUHP. Namun keduanya memilih hukuman cambuk. “Kami hidup di Aceh, sehingga kami harus mematuhi peraturan di wilayah kami,” kata Alem kepada AFP, tak lama setelah dicambuk, Jumat, 13 Januari 2017.

Aceh yang terletak di Pulau Sumatera, mulai menerapkan hukum syariah setelah diberikan otonomi khusus pada 2001. Langkah ini adalah upaya pemerintah pusat di Jakarta untuk memadamkan pemberontakan separatis di sana. Hukum Islam telah diperkuat sejak provinsi ini mencapai kesepakatan damai dengan Jakarta pada 2005.

www.S128SabungAyam.com

 photo S128_zps17b4y0tv.gif