Terungkap Bandar Sabung Ayam Beromet Miliaran

essepoker
Agen Judi Online
Terungkap Bandar Sabung Ayam Beromet Miliaran

Terungkap Bandar Sabung Ayam Beromet Miliaran – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dan Barat memperoleh keberhasilan dalam ungkap kasus permainan judi sabung ayam dengan omset yang sangat besar yang mencapai miliaran rupiah di Dusun Kediri, Kecamatan Siluwedi Kabupaten Singkara, Kalimantan Selatan.

Tersangka yang tertangkap sebanyak 31 orang pelaku sabung ayam Offline, dan hasil tindak lanjutan yang dilakukan oleh tim pertama yang telah menuju ke TKP. dari 31 orang ini menjadi tersangka dalam pengelola perjudian sabung ayam, pemain langsung dan orang terlibat di dalamnya,” sebut Kasubdi IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, AKBP Adip di Makassar, Selasa.

Menurut dia 31 orang bandar sabung ayam yang kini telah ditahan di penjara Polda Kalimantan atas perbuatannya dan masih mengejar 7 pelaku lain yang di duga pengelola minyak mentah saat penggerebakan pada Minggu 3 april 2017 di Sidrap, Kalimantan Selatan.

Barang bukti yang diamankan petugas saat pengerebakn kata dia, yakni 28 unit motor, 13 unit mobil, uang lebih dari 132 jutaan berbentuk pecahan termasuk puluhan ayam petarung tersebut.

“Mereka akan dijerat pasal 303 subsider 303 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Pengembangan kasus akan terus dilakukan termasuk mengejar enam orang yang diduga mengelola perjudian sabung ayam tersebut,” sebutnya.

Saat ditanyai wartawan mengenai adanya tiga oknum petugas, beberapa PNS dan anggota dewan yang telibat dalam perjudian sabung ayam tersebut saat penangkapan di TKP, perwira menengah ini membantah hal itu.

“Saya luruskan, yang pertama turun ke TKP didapati anggota di arena tersebut, namun demikian setelah dikonfirmasi mereka dalam rangka tugas. Ada operasional dalam kepolisian, ini tugasnya penyelidikan di lapangan,” katanya.

Adip menjelaskan dari 28 orang bandar sabung ayam yang telah dilakukan pemeriksaan, semuanya tidak ada mengatakan ada anggota yang terlibat pada judi ayam tersebut.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan. semuanya tidak ada menjelaskan anggota yang terlibat disitu. Ini berdasarkan keterangan mereka. Selain itu tim pertama yang dipimpin AKBP Abu Bakar telah berkoordiasi dengan Kasubdin setempat bahwa benar mereka bertugas menyamar,” jelasnya.

Mengenai dengan jumlah pasukan yang diturunkan, kata dia sebanyak dua satuan kerja dan satu dari brimob polda Sulselbar untuk mengamankan perjudian ayam petarung jenis bangkok berkelas internasional tersebut.

“Kalau hanya beberapa polisi yang mengamankan orang ratusan bisa dikeroyok nanti dan jadi korban mereka. Dalam melakukan penindakan hukum kita melakukan ukur kekuatan, ketika melibatkan orang banyak maka dilibatkan satuan atas. Ketika

dilibatkan satuan setempat bisa menjadi. Ini pertimbangannya dilakukan satuan atas melakukan tindakan,” ujarnya.

Selain itu berdasarkan keterangan pelaku, lanjutnya, berbicara omzet memang memcapai miliar selama mereka beroperasi dan perharinya bisa mencapai Rp 325 juta tergantung taruhan.

“Perjudian itu dimulai Februari 2016 sampai sekarang jika dihitung omzet bandar sabung ayam mencapai miliaran. Sehari bisa dua puluh lima jutaan ke atas, tergantung tawaran mereka satu orang satu juta misalnya dikali 300 orang, kan besar juga,” ungkapnya.

Ia menyebut rata-rata pemain mayoritas dari daerah Kalimantan, Pinrang Palopo dan Pare-pare, selanjutnya Toraja, Polewali Mandar dan Enrekang bahkan ada dari luar dan baru diamankan sebagaian kecil. Selain itu pihaknya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan atas kasus tersebut.

“Rata-rata pekerjaan mereka serabutan, tidak benar ada yang ditangkap berprofesi anggota dewan dan pejabat sesuai keterangan yang pelaku. Salah satu yang ditangkap anak pengelola berinisial S (21) tahun dan PO (45) ayahnya jadi buron,” katanya.

Mengenai dengan sejumlah kendaraan yang ditahan polisi, tambahnya, meminta agar pemilik mengambil barang bukti tersbut dan akan dimintai keterangan terkait keberadaan kendaraan dilokasi perjudian.